Implementasi program kesehatan TOGA untuk peningkatan kesehatan berbasis potensi lokal di wilayah pesisir
DOI:
https://doi.org/10.63202/bnpmi.v2i2.93Keywords:
tanaman obat keluarga, promosi kesehatan, edukasi kesehatanAbstract
Program Tanaman Obat Keluarga (TOGA) merupakan salah satu strategi pemberdayaan masyarakat dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan melalui pemanfaatan sumber daya lokal, khususnya tanaman obat yang tersedia di lingkungan sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program TOGA di wilayah pesisir desa Lisabata sebagai pendekatan alternatif dalam meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan berbasis komunitas. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dengan masyarakat, pendataan tanaman obat dan partisipasi masyarakat dalam implemetasi program ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program TOGA mampu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian masyarakat dalam pemanfaatan tanaman obat, serta menguatkan nilai-nilai kearifan lokal dalam pengelolaan kesehatan. Kendala yang dihadapi antara lain keterbatasan pengetahuan ilmiah, kurangnya pelatihan berkelanjutan, dan minimnya dukungan kebijakan. Oleh karena itu, dibutuhkan sinergi lintas sektor, penguatan kapasitas masyarakat, serta pemanfaatan teknologi informasi untuk menunjang keberlanjutan program. Implementasi TOGA di wilayah pesisir terbukti relevan sebagai solusi kontekstual dan berkelanjutan dalam meningkatkan kesehatan masyarakat berbasis potensi lokal

