Program Pemberdayaan Kader Lansia melalui Pelatihan ROM Pasif sebagai Tindakan Rehabilitasi Pasien Stroke
DOI:
https://doi.org/10.63202/bnpmi.v1i3.64Keywords:
Pemberdayaan Kader Lansia, Pelatihan Rom Pasif, Rehabilitasi Stroke, Pemulihan Pasien Stroke, Perawatan Pasca StrokeAbstract
Program pemberdayaan kader lansia melalui pelatihan ROM pasif bertujuan untuk meningkatkan kualitas perawatan bagi pasien stroke, khususnya dalam rehabilitasi fisik pasca stroke. Stroke merupakan salah satu penyebab utama kecacatan, yang dapat mengakibatkan gangguan motorik dan kognitif pada pasien, sehingga memerlukan intervensi rehabilitasi yang tepat. Pelatihan ini melibatkan kader lansia yang dilatih untuk melakukan latihan ROM pasif, yang terbukti efektif dalam meningkatkan rentang gerak sendi dan kekuatan otot pada pasien stroke. Metode pengabdian masyarakat ini terdiri dari sosialisasi, pelatihan teori dan praktik, serta evaluasi terhadap keterampilan kader lansia. Hasil dari program ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan kader lansia mengenai rehabilitasi pasca stroke, serta perbaikan kondisi fisik pasien, termasuk peningkatan rentang gerak sendi dan kekuatan otot. Program ini juga berdampak positif pada kesejahteraan psikologis pasien, yang merasa lebih didukung dalam proses pemulihan. Diperlukan evaluasi berkala dan pendampingan lanjutan untuk memastikan keberlanjutan perawatan oleh kader lansia. Program ini dapat dijadikan model pemberdayaan kader di komunitas untuk mendukung pemulihan pasien stroke secara mandiri.

