Relationship between knowledge of anemia and attitudes toward adherence to iron supplementation among high school students: A cross-sectional study
DOI:
https://doi.org/10.63202/ijhs.v2i3.108Abstract
Background: Iron deficiency anemia remains a major public health concern among adolescent girls, particularly in developing countries. Iron supplementation programs have been implemented to prevent anemia; however, adherence to iron tablet consumption among adolescents remains low despite educational efforts. Understanding behavioral determinants such as knowledge and attitudes is important for improving program effectiveness.
Objective: To examine the relationship between knowledge of anemia and attitudes toward adherence to iron supplementation among female high school students.
Methods: A quantitative analytic survey using a cross-sectional design was conducted from March to June 2025 at a senior high school in Ogan Komering Ulu Regency, South Sumatra, Indonesia. The study involved 57 female students selected through purposive sampling from grades X and XI. Data were collected using a validated structured questionnaire assessing knowledge about anemia, attitudes toward iron supplementation, and adherence to iron tablet consumption. Descriptive statistics were used for univariate analysis, while the Fisher Exact Test was applied to assess associations between variables due to unmet assumptions for the Pearson Chi-square test. Statistical analysis was performed using SPSS.
Results: Most respondents demonstrated good knowledge about anemia (91.2%). However, adherence to iron supplementation was low, with 89.5% of respondents categorized as non-adherent. Bivariate analysis showed no significant association between knowledge and adherence to iron supplementation (p = 0.439). Similarly, no significant relationship was found between attitudes and adherence (p = 1.000). The findings indicate that adequate knowledge and attitudes alone may not be sufficient to influence adolescents’ compliance with iron supplementation programs.
Conclusion: Knowledge and attitudes toward anemia were not significantly associated with adherence to iron supplementation among adolescent girls. Behavioral, environmental, and motivational factors may play a greater role in influencing adherence, suggesting that future interventions should integrate educational strategies with behavioral support mechanisms to improve program outcomes.
Keywords:
adherence, anemia, attitude, iron, knowledge, studentsReferences
Abdussamad, Zuchri. 2021. Metode Penelitian Kualitatif. cetakan 1. ed. Patta Rapanna. Syakir Media Press
Abdullah, V. I., & Ikraman, R. A. S. (2022). Monograf Penanganan kecemasan Pada Ibu Hamil Menggunakan Teknik Relaksasi Autogenik. Yayasan Penerbit Muhammad Zaini.
Ahmad Yani, D. M. (2018). Rancangan Bangun Prototype Pembangkit Listrik Tenaga Uap Mini Sebagai Media Praktikum Mahasiswa. Jurnal Teknik Mesin Sekolah Tinggi Teknologi Industri Bontang, 7.
Astuti, Sinta Dewi dan Efa Trisna 2016, ‘Faktor-faktor yang berhubungan Dengan kejadian anemia pada remaja putri wilayah Lampung Timur’, Jurnal Keperawatan, vol.12, no.2, Oktober 2016
Adiputra, I.M.S., dkk. (2021). Studi Fenomenologi Penyebab Anemia Pada Remaja Di Surabaya‟, Jurnal Kesehatan Mesencephalon, 6(2)
Amin, N. F., Garancang, S., & Abunawas, K. (2023). Konsep Umum Populasi dan Sampel dalam Penelitian. Jurnal Tabletar, 14(1), 15–31
Azwar, S. (2011). Sikap dan Perilaku Dalam: Sikap Manusia Teori dan Pengukurannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Budiman, & Riyanto, A., 2014. Kapita Selekta Kuisioner Pengetahuan dan Sikap dalam Penelitian Kesehatan, Jakarta: Salemba Medika
Direktorat Gizi Masyarakat.(2020). Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan.
Elisa S, Oktafiany, Oktarlina R. Literatur review: faktor penyebab kejadian anemia pada remaja putri. J Agromedicine. 2023.
Farnan, J. M. et al. (2013). Online Medical Professionalism : Patient and Public Relationships : Policy Statement From the American College of Physicians and the Federation of State Medical Boards. Annals of Internal Medicine, 158(8), hal. 620–627.
Hadi, A.(2023). Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Dengan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah Pada Siswi Sman 10 Di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Kota Padang.
Kemenkes RI. (2019). Permenkes No. 28 Tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan untuk Masyarakat Indonesia. Menteri Kesehatan Republik Indonesia Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, 28,13.
Kurniati, I. (2020). Anemia defisiensi zat besi (Fe). Jurnal Kedokteran UniversitasLampung, 4(1), 18-33.
Kurniawan, W dan Agustini (2021). Metodelogi Penelitian Kesehatan dan Keperawatan. Diedit oleh A.Rahmawati. Cirebon: Rumah Pustaka.
Kusnadi, F. N. (2021). Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Anemia dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri. Jurnal Medika Hutama, 03(01) ,1293– 1298.
Muhayati, A., & Ratnawati, D. 2019. Hubungan Antara Status Gizi dan Pola Makan dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri. Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia, 9(01), 563–570. https://doi.org/10.33221/jiiki.v9i01.183
Melyani and Alexander (2019) ‘Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri di Sekolah SMPN 09 Pontianak Tahun 2019’,Jurnal kebidanan-ISSN 2252-8121, 9, pp. 394–403
Nuraeni, R., Sari, P., Martini, N., Astuti, S., & Rahmiati, L. (2019). Peningkatan Kadar Hemoglobin melalui Pemeriksaan dan Pemberian Tablet Fe Terhadap Remaja yang Mengalami Anemia Melalui “ Gerakan Jumat Pintar “ putri usia 13-18 tahun dengan prevalensi 22 , 7 %.Remaja putri lebih rentan terkena anemia. 5(2), 200–221.
Nursanyoto, H., Dewi, N. N. A., & Suarjana, M. (2022). Monografi Analisis Penyebab Anemia Pada Remaja Putri. Cv. Bintang Semesta Media.
Ramlah et al. (2022). Hubungan pengetahuan dan sikap dengan kepatuhan mengkonsumsi tablet fe pada remaja putri di wilayah kerja puskesmas minasa upa makassar. J japan weld soc. 2022;91(5):328–41.
Savitry, N. S. D., Arifin, S. and Asnawati, A. (2017) ‘Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Niat Konsumsi Tablet Tambah Darah Pada Remaja Puteri’, Berkala Kedokteran, 13(1), p. 113. doi: 10.20527/jbk.v13i1.3447
Satyagraha, K., Putera, K., Noor, M. S., & Heriyani, F. (2020). Hubungan Pola Makan dengan Kejadian Anemia di SMP Negeri 18 Banjarmasin 2019 /2020. Jurnal Homeostatis, 3(2), 217–222.
Sugiyono, P. D. 2020. Metode Penelitian Kualitatif Untuk Penelitian Yang Bersifat: Eksploiratif, Enterpretif Dan Konstruktif. Edited By Y. Suryandari. Bandung: ALFABETA.
Suparyanto dan Rosad. 2020. “Budidaya Jamur Tiram di Indonesia,”, vol. 5, no. 3, pp. 248–253
Putra, K. A., Munir, Z. dan Siam, W. N. (2020) “Hubungan Kepatuhan Minum Tablet Fe dengan Kejadian Anemia (Hb) pada Remaja Putri Di SMP Negeri 1 Tapen Kabupaten Bondowoso,” Jurnal Keperawatan Profesional, 8(1). doi: 10.33650/jkp.v8i1.1021.
Putri, R. D., Simanjuntak, B. Y., dan Kusdalinah, K. (2017). Pengetahuan Gizi, Pola Makan, dan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah dengan Kejadian Anemia Remaja Putri. Jurnal Kesehatan, 8(3), 404-409.
Wahyuningsih, A. and Uswatun, A. (2019). Hubungan Pengetahuan Tentang Anemia Dengan Kepatuhan Mengkonsumsi Tablet Tambah Darah Remaja Putri Di Sma Negeri 1 Karanganom. Jurnal Involusi Kebidanan Vol., 9(17), pp. 4–13.
Wawan, & Dewi. (2019). Teori dan Pengukuran Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Manusia. Nuha Medika.
WHO (World Health Organization). 2011. The global prevalence of anaemia in
Yuliastuti, Erni, Noorhayati Maslani, I. (2023). Pemberdayaan remaja putri dan guru UKS untuk peningkatan kepatuhan minum tablet tambah darah melalui giat remaja peduli anemia di SMP IT Ukhuwah Banjarmasin. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(6),1221–1230.
Yulianto Kurniawan. (2018). Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan Tentang Anemia dengan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah Pada Remaja Putri Kelas XI SMA 2 Kota Malang. http://repository.ub.ac.id/167777/
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nova Dwi Anggaraini, Dian Lestari (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

